Pages

February 12, 2012

GemerSik Kalbu

Raihana... pertama kali kutatap wajahmu, ada getar yang menusuk di kalbu. Saat itu, hanya suaramu yang bisa melunakkan mimpiku. Meskipun tawamu nampak bahagia, mengapa bening mata itu bersalut duka?

Andainya kau pernah terluka, izinkan aku mengubatinya. Namun, jawapanmu sering menyongsang makna. Tinggal harapanku tergapai-gapai, kau biarkan begitu sahaja .

Puas kukikis namamu. Lelah jasadku dek tipu helahmu. Berkali-kali kuulang; aku lelaki yang tak tahu malu. Sayangnya... bayangmu jua yang hadir mengocak tenangku. Belajarlah menerima hakikat, aku adalah kenyataan dan dia adalah kenangan! Sekali lagi kutunggu lafaz cintamu kerana aku bukan lelaki yang tewas!

Sufian... cinta bukan paksaan. Cinta juga bukan simpati. Ikrar kasih kami dulu ibarat tugu di hati ini. Janji setia itu tak mungkin diingkari hanya kerana kamu. Mengertilah... semuanya bukan kemahuan fikiran.

Impian dan ingatan terhadapnya sukar diusir pergi. Biarpun bayang duka merantai hidup ini, tapi aku tetap rela.

Bukankah sudah berkali-kali kubilang; belajarlah jadi lelaki yang waras. Sekelumitpun tiada namamu di ruang hati ini. Tapi godaanmu mengekoriku walau di mana.

Kau terus memburu, sedangkan dalam mimpi pun aku tak inginkan wajahmu. Biar didera ataupun dipaksa, namun hatiku tidak serapuh salju!

Akhirnya, Raihana begini dan Sufian begitu. Di manakah titik pertemuan mereka?


apa yg patuttt....


apa yang patut kita buat
kalau ada orang yang kita sayang merajuk
apa yang patut kita buat
bila kita di landa kesusahan
apa yang patut kita buat
bila ada yang menanya mengenai masa depan kita
apa yang patut kita buat
bila kita rasa was-was apabila melakukan SURUHANNYA....
apa yang patut kita buat
bila kepala kita berpusing
apa yang patut kita buat
bila hati ini telah jatuh cinta

apa yang korangg...akan buat...
fikir-fikir kan lah...selamat menempuh alam dewasa.....

February 03, 2012

unGu - PerCaYa PaDaku

aku tak tahu apa yang ku rasakan
dalam hatiku saat pertama kali
lihat dirimu, melihatmu

seluruh tubuhku terpaku dan membisu
detak jantungku berdebar tak menentu
sepertinya aku tak ingin berlalu

reff:
berikan cintamu juga sayangmu
percaya padaku ku kan menjagamu
hingga waktu menjemputku

ku berikan cintaku juga sayangku
percaya padaku ku kan menjagamu
hingga waktu menjemputku

saat ku tahu kau akan pergi jauh
izinkan aku tuk selalu menantimu
untuk katakan ku ingin dirimu (ingin dirimu)

agar kau tahu betapa ku terlalu
mencintaimu aku akan menunggu
hingga dirimu kembali untukku

repeat reff

tolonglah aku bagaimana diriku
ungkapkan itu rasa yang membelenggu
dalam hatiku ku cinta padamu

repeat reff

berikan cintamu juga sayangmu
percaya padaku ku kan menjagamu
hingga waktu menjemputku